Selasa, 03 November 2026

                                      

I.         Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B,C, atau D.

1.        Data berikut diperoleh dari hasil pemeriksaan urin seorang pasien yang datang dengan keluhan nyeri saat buang air kecil dan warna urin yang tampak tidak normal:

Parameter

Hasil

Normal

Warna

Kemerahan

Kuning Jernih

Kandungan protein

Ada

Tidak ada

Kandungan glukosa

Negatif

Negatif

Berdasarkan hsil tersebut, urin menunjukan adanya perubahan warna menjadi kemerahan serta ditemukannya protein, yang mengindikasikan kemungkinan gangguan pada sistem eksresi, khusunya organ yang berperan dalam proses penyaringan darah dan pembentukan urin.

Jika Anda adalah calon dokter yang merancang langkah pemeriksaan lanjut, organ manakah yang paling mungkin difokuskan  ….

A.    Jantung

B.     Paru-paru

C.     Hati

D.    Ginjal

2.        Faktor-faktor berikut yang memengaruhi produksi urin adalah:

1)      Hormon ADH

2)      Suhu lingkungan

3)      Jumlah air yang diminum

4)      Aktivitas tubuh

5)      Kadar insulin

Faktor yang benar ditunjukan oleh nomor ….

A.    1, 2, 3

B.     1, 3, 4

C.     2, 3, 5

D.    1, 4, 5

3.        Beberapa hari terakhir, Pak Rudi mengalami demam disertai sering muntah. Selain itu, ia juga mengalami hipertensi dan pembengkakan pada bagian kaki. Kondisinya yang semakin memburuk membuat Pak Rudi segera dibawa kerumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, diketeahui bahwa terjadi peradangan pada nefron ginjal Pak Rudi yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Konsisi ini menunjukan adanya gangguan pada fungsi ginjal dalam menyaring darah dan menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dapat diduga bahwa Pak Rudi menderita penyakit ....

A.    Batu ginjal

B.     Nefritis

C.     Albuminura

D.    Kanker ginjal

4.        Dalam kehidupan sehari-hari, tubuh manusia terus menerus menghasilkan zat sisa dari berbagai proses metabolisme. Zat sisa tersebut dapat berupa racun atau senyawa yang sudah tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh. Oleh karena itu, tubuh memiliki organ eksresi yang berfungsi untuk mengolah dan membuang zat-zat tersebut agar tidak membahayakan kesehatan. Salah satu organ eksresi yang sangat penting adalah hati, yang memiliki berbagai peran dalam menjaga keseimbangan tubuh.

Perhatikan beberapa funsi organ eksresi berikut ini:

1)      Tempat penghancuran sel darah merah yang telah mati

2)      Menetralisir racun

3)      Mengubah glukosa menjadi glikogen

4)      Tempat penyimpanan vitamin C

Berdasarkan fungsi-fungsi tersebut, fungsi hati sebagai organ ekskresi ditunjukan oleh nomor ....

A.    1 dan 2

B.     1 dan 3

C.     2 dan 4

D.    3 dan 4

5.        Perhatikan gambar struktur Hati berikut!

Organ hati selain memiliki fungsi sistem pencernaan juga memiliki fungsi sebagai sistem ekskresi. Hati mampu menetralisir racun dan menghasilkan cairan empedu. Hati memiliki peran menguah amonia (NH3) menjadi urea yang kemudian dikeluarkan terutama melalui ginjal bersama urin. Oleh karena itu, jika hati mengalami kerusakan maka akan menyebabkan …..

A.    Sintesis protein akan gagal

B.     Kekurangan cairan dalam tubuh

C.     Banyak terdapat senyawa toksik dalam tubuh

D.    Darah menganung banyak karbon dioksida

6.        Dodo dan Gugun melakukan percobaan untuk mengetahui zat-zat sisa yang dikeluarkan oleh tubuh. Salah satunya zat-zat sisa yang dikeluarkan oleh paru-paru. Berikut ini prosedur yang dilakukan Dodo dan Gugun dalam melakukan percobaan.

No

Dodo

Gugun

1.

Menyaring air kapur hingga jernih

Memposisikan cermin di depan muka

2.

Air kapur dimasukan ke dalam tabung reaksi

Menghembuskan nafas ke arah cermin

3.

Meniup air kapur dalam tabung reaksi dengan sedotan

Setelah beberapa saat, permukaan cermin yang bening berubah menjadi buram

4.

Setelah beberapa saat, air kapur tersebut berubah menjadi keruh

 

Percobaan yang membuktikan bahwa paru-paru mengeluarkan uap air adalah percobaan ….

A.    Gugun, karena uap air menyebabkan permukaaan cermin menjadi buram

B.     Gugun, karena menghembuskan nafas ke cerminnya setelah minum

C.     Dodo, karena air kapur bereaksi denan CO2 sehingga menjadi uap air

D.    Dodo, karena air kapur bereaksi denan O2 sehingga menjadi uap air

7.        Perhatikan Informasi berikut!

Indonesiabaik.id - Tuberkulosis atau TBC di Indonesia merupakan salah satu penyakit infeksi yang menjangkit banyak orang, sering kali berujung pada kematian. Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang merusak jaringan tubuh manusia, terutama paru-paru.   Di Indonesia, TBC merupakan penyakit infeksi dengan tingkat kematian tertinggi dan merupakan penyakit nomor satu. Kuman TBC dapat bertahan dalam udara bebas selama 1-2 jam. Setiap detik, satu orang terinfeksi TBC dan membutuhkan pengobatan selama 6 bulan.   TBC lebih sering terjadi pada laki-laki (60%) daripada perempuan (40%). Pada tahun 2016, kasus TBC paling banyak terjadi pada kelompok usia produktif (25-34 tahun), mencapai 18,07%, diikuti oleh kelompok usia 45-54 tahun dengan 17,25%.   Penderita TBC yang terdiagnosis harus menjalani pengobatan rutin selama 6 bulan. Menurut data dari WHO, Indonesia juga merupakan negara dengan jumlah penderita TBC terbanyak kedua di dunia.

Berdasarkan informasi di atas, TBC merupakan penyakit pada paru-paru yang ditularkan melalui cara berikut, kecuali ....

A.    Cairan liur yang keluar saat batuk

B.     Menggunakan alat makan bergantian dengan penderita

C.     Menggunakan masker masker bergantian engan penderita

D.    Menggunakan masker saat berhadapan dengan penderita

8.        Salah satu organ eksresi adalah kulit. Dalam struktur kulit terdapat kelenjar keringat yang mengeluarkan 5% hingga 10% dari seluruh sisa metabolisme dalam bentuk cairan yang dinamakan keringat. Keringat yang kita keluarkan mengandung garam dan sedikit urea yang diserap dari kapiler darah oleh kelenjar keringat.

Berdasarkan informasi di atas, kelenjar keringat dalam bentuk kulit dapat memproduksi keringat karena ....

A.    Kelenjar keringat berhubungan dengan pori-pori langsung sehingga keringat dapat keluar dari kulit.

B.     Zat sisa dalam bentuk cairan hanya dapat dihasilkan oleh kelenjar keringat.

C.     Kelenjar keringat berhubugan langsung dengan kapiler darah sehingga cairan, garam dan urea yang adal dalam darah diserap kelenjar keringat dari kapiler darah.

D.    Kapiler tidak menyerap keringat sehingga keringat dihasilkan oleh kelenjar keringat.

9.        Salah satu organ eksresi adalah kulit. Dalam struktur kulit terdapat kelenjar keringat yang mengeluarkan 5% hingga 10% dari seluruh sisa metabolisme dalam bentuk cairan yang dinamakan keringat. Keringat yang kita keluarkan mengandung garam dan sedikit urea yang diserap dari kapiler darah oleh kelenjar keringat.

Pada saat suhu udara panas, tubuh kita akan merespon dengan mengeluarkan keringat. Hal tersebut terjadi karena ....

A.    Untuk membakar lemak.

B.     Mengurangi hilangnya air dalam tubuh.

C.     Melindungi tubuh dari gesekan.

D.    Membantu untuk menurunkan suhu tubuh.

10.    Kulit merupakan organ eksresi yang berperan penting dalam mengeluarkan keringat untuk membantu mangatur suhu tubuh dan membuang zat sisa metabolisme. Agar fungsi ini berjalan optimal, kulit membutuhkan sirkulasi udara yang baik. Namun, penggunaan pakaian yang terlalu ketat dan berbahan tebal seperti jeans dapat menghambat proses tersebut.

Seorang remaja sering menggenakan celana jeans ketat dalam aktivitas sehari-hari, bahkan saat cuaca panas. Setelah beberapa waktu, ia mulai merasakan kulitnya lembap, berkeringat berlebih, dan muncul rasa gatal pada beberapa bagian tubuh. Kondisi ini menunjukan adanya gangguan pada fungsi kulit sebagai organ eksresi.

Berdasarkan ilustrasi tersebut, kemungkinan dampak yang terjadi pada kulit adalah ….

A.    Jeans yang ketat dan tebal akan membuat kulit kering dan terhindar dari masalah kulit

B.     Keringat akan menumpuk pada permukaan kulit sehingga mengakibatkan biang keringat

C.     Kulit yang tertutup jeans yang ketat akan menjadi sehat karena terhindar dari debu

D.    Keringat akan terserap oleh jeans sehingga terhindar dari biang keringat.

 

II.      Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar!

11.    Perhatikan ilustrasi di bawah ini!

Seorang siswa sedang mempelajari sistem eksresi manusia dan mengamati gambar struktur ginjal yang terdiri dari korteks, medula, dan pelvis ginjal. Guru menjelaskan bahwa setiap bagian ginjal memiliki peran penting dalam proses pembentukan urin. Suatu ketika, ditemukan kasus seorang yang mengalami gangguan pada bagian korteks ginjal.

Berdasarkan ilustrasi bacaan tersebut, jelaskana ....

A.    Bagaimana fungsi bagian korteks dalam proses pembentukan urin?.

B.     Apa akibatnya terhadap urin yang dihasilkan jika bagian korteks mengalami gangguan?.

12.    Perhatikan gambar berikut ini!

Gambar di atas merupakan bagian dari ginjal yaitu struktur nefron. Sebagai komponen utama dalam sistem eksresi ginjal menghasilkan urin. Terdapat tiga proses dalam pembantukan urin. Jelaskan proses pembentukan urin dengan bantuan gambar di atas!

13.    Bacalah informasi berikut dengan seksama!

Paru-paru termasuk dalam organ sistem eksresi, yang bertanggung jawab untuk mengeluarkan limbah dari tubuh. Limbah tubuh adalah hasil sampingan dari proses metabolisme, sebagian besar mengandung zat beracun atau tidak berguna. Jika limbah ini tidak dikeluarkan dari tubuh, dapat menimbulkan bahaya. Beberapa jenis limbah khusus yang harus segera dikeluarkan termasuk karbondioksiada dari respirasi sel, amonia, dan urea. Paru-paru berperan sebagai bagian dari sistem eksresi dengan mengeluarkan limbah berupa uap air dan karbondioksida. Dengan cara ini, fungsi organ vital ini tetap terjaga dengan baik.

Berdasarkan informasi di atas, bagaimana upaya yang dapat kalian lakukan untuk menjaga kesehatan organ paru-paru ....

14.    Jerawat merupakan salah satu kelainan pada kulit yang ditandai dengan benjolan pada permukaan kulit akibat peradangan kelenjar minyak. Kulit sebagai organ eksresi berfungsi mengeluarkan keringat melalui kelenjar keringat. Produksi keringaat dan minyak yang berlebih, serta pori-pori yang tersumbat oleh kotoran atau sisa metabolisme, dapat memicu timbulnya jerawat. Faktor kebersihan kulit dan pola makan juga memengaruhi kondisi tersebut.

A.    Bagaimana gangguan pada funsi ekskresi kulit dapat menyebabkan jerawat?

B.     Upaya apa yang dapat dilakukan untuk menjaga fungsi eksresi kulit agar tetap normal?.

15.    Perhatikan informasi berikut ini!

Hati merupakan salah satu organ penting dalam sistem eksresi yang berfungsi mengolah zat sisa metabolisme, termasuk merombak sel darah merah tua dan menghasilkan empedu. Gangguan pada fungsi hati dapat menyebabkan penumpukan zat bilirubin dalam darah. Kondisi ini ditandai dengan perubahan warna kulit dan bagian putih mata menjadi kekuningan, yang dikenal sebagai penyakit kuning. Selain itu, penderita juga dapat mengalami perubahan warna urin menjadi lebih gelap dan feses menjadi pucat.

Setalah membaca informasi di atas, jawablah pertanyaan berikut:

A.    Apa funsi hadi dalam sistem eksresi.?

B.     Mengapa gangguan pada hati dapat menyebabkan tubuh menjadi kekunginan?.

       C.   Sebutkan dua gejala lain yang menunjukan adanya gangguan pada hati?.



0 comments:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Comments

Postingan Populer

Arsip Blog