Energi tidak dapat diciptakan. Energi juga tidak dapat dimusnahkan. Namun, energi bisa kita ubah bentuknya. Dalam kehidupan sehari-hari manusia menggunakan energi dengan mengubah bentuknya. Energi kimia dari makanan diubah menjadi energi gerak saat kita berjalan dan beraktivitas.
A.
Transformasi Energi di Sekitar Kita
Berbagai energi di sekitar
kita bisa diubah menjadi energi lain agar lebih bermanfaat, sperti bunyi Hukum Kekekalan
Energi yaitu “Energi tidak dapat
dihilangkan atau diciptakan, tetapi energi dapat diubah dari satu bentuk energi
ke bentuk energi lain”. Energi diubah bentuknya untuk meringankan pekerjaan
atau kebutuhan manusia sehari-hari. Pernahkah kamu membantu ibu menjemur
pakaian? Saat menjemur pakaian, kita memanfaatkan transformasi energi panas
dari matahari. Panas ini kemudian megnuapkan kandungan air dalam pakaian basah
dan menjadikannya kering.
Contoh lainnya saat hujan kita
menggosok-gosokan tangan, pada kegiatan tersebut energi gerak menjadi bentuk
energi yang lai, yaitu energi panas.
Manusia tidak bisa
menciptakan energi. Untuk memanfaatkan energi, manusia mengubah bentuk energi
yang ada menjadi energi yang lain. Perubahan bentuk inilah yang disebut dengan transformasi
energi.
Contoh lainnya transformasi energi
Pada suatu alat, bisa terjadi
perubahan energi lebih dari satu kali. Contohnya adalah baterai. Baterai menyimpan
energi kimia. Ketika digunakan, baterai akan menghasilkan energi listrik. Energi
listrik ini kemudaian diubah lagi menjadi bentuk lain sesuai fungsi alatnya.
Energi cahaya Matahari juga
bisa diubah menjadi energi listrik dengan bantuan panel surya. Panel surya
menyimpan energi kimia yang bisa mengubah cahaya Matahari menjadi energi
listrik.
Ada berbagai macam
transformasi energi, di antaranya energi matahari menjadi energi listrik,
energi angin menjadi energi egara, energi listrik menjadi energi cahaya, dan
lain sebagainya. Untuk lebih jelasnya, cermati contoh-contoh transformasi
energi berikut.
1.
Transformasi energi Matahari menjadi energi Listrik
Transformasi energi matahari
menjadi energi listrik dilakukan melalui proses fotovoltaik, yang memanfaatkan
sel surya atau panel surya. Sinar matahari mengenai sel-sel surya yang terbuat
dari bahan semikonduktor, seperti silikon, Sel surya menyerap foton dari sinar
matahari, Foton melepaskan elektron dari atom-atom di dalam sel surya, Elektron-elektron
yang terlepas menciptakan aliran listrik, Aliran listrik dikumpulkan dan
disalurkan untuk berbagai keperluan listrik.
2.
Transformasi energi Angin menjadi energi Gerak
Perubahan energi angin menjadi energi gerak terjadi pada kincir angin,
layang-layang, dan perahu layar.
a.
Kincir anging
Kincir angin mengubah energi angin menjadi energi mekanik yang
menggerakkan kincir angin, Energi angin yang bertabrakan dengan bilah-bilah
kincir angin mengubah energi kinetik angin menjadi energi mekanik, Energi mekanik
yang dihasilkan dapat digunakan untuk menggerakkan mesin atau melakukan
berbagai pekerjaan
b.
Layang-layang
Layang-layang menggunakan energi gerak dari angin untuk diterbangkan, Layang-layang
terbuat dari bahan ringan yang membentang di atas bingkai, Angin memiliki berat
lebih daripada udara, sehingga dapat menerbangkan layang-layang
c.
Perahu layar
Perahu layar menggunakan energi angin untuk menggerakkan perahu, Gerak dan
arah perahu dikendalikan dengan layar, Dorongan angin yang mengenai layar
perahu dapat membuat perahu bergerak melaju.
3.
Transformasi energi Kimia menjadi energi Cahaya
Perubahan energi kimia menjadi energi cahaya dapat terjadi pada lampu
senter, ponsel, kendaraan, dan lilin. Energi kimia dapat berasal dari baterai,
yang mengandung komponen katoda dan anoda. Saat saklar dinyalakan, arus listrik
mengalir dari kutub positif ke kutub negatif, sehingga bola lampu menyala. Selain
itu, energi kimia juga dapat diubah menjadi energi panas. Contohnya, saat kayu
dibakar di perapian, energi kimia kayu berubah menjadi panas yang menghangatkan
ruangan
4.
Transformasi energi Listrik menjadi energi Panas
Perubahan energi listrik menjadi energi panas adalah proses mengubah
energi listrik menjadi panas. Proses ini terjadi ketika arus listrik mengalir
melalui bahan yang memiliki hambatan terhadap arus listrik. Contoh perubahan
energi listrik menjadi energi panas adalah: Setrika listrik, Kompor listrik,
Oven listrik, Penanak nasi, Mesin pembuat teh dan kopi, Pengering rambut.
Prinsip kerja perubahan energi listrik menjadi energi panas adalah: Arus listrik
mengalir melalui elemen pemanas yang terbuat dari bahan konduktor. Elemen pemanas menghasilkan energi panas dan
kenaikan suhu. Energi panas yang dihasilkan dapat digunakan untuk memanaskan
objek atau area tertentu.
Gambar. Pengering rambut, contoh alat elektronik yang
mengubah benergi listik menjadi energi panas.
5.
Transformasi energi Kimia menjadi energi Gerak
Perubahan energi kimia menjadi energi gerak terjadi pada tubuh manusia,
kendaraan, balon, dan bahan bakar. Contoh perubahan energi kimia menjadi energi
gerak pada tubuh manusia. ubuh manusia mengubah energi kimia dari makanan dan
minuman menjadi energi gerak untuk menggerakkan otot. Energi kimia yang didapat
dari makanan dan minuman diolah dan diserap oleh tubuh secara kimiawi.
Contoh perubahan energi kimia menjadi energi gerak pada balon. Balon
helium adalah contoh bagaimana energi kimia dapat diubah menjadi energi gerak. Ketika
dilepaskan, helium akan menyebabkan balon udara bergerak ke atas.
6.
Transformasi energi Listrik menjadi energi Cahaya
Perubahan energi listrik menjadi energi cahaya terjadi ketika energi
listrik mengalir melalui perangkat seperti lampu pijar atau LED, menghasilkan
cahaya.
Berikut beberapa contoh dan penjelasan lebih rinci: Lampu Pijar
(Incandescent Light Bulb): Saat saklar
dihidupkan, arus listrik mengalir melalui filamen (kawat tipis) dalam lampu
pijar. Filamen menjadi sangat panas dan memancarkan cahaya.
Gambar. Lampu Pijar
Lampu LED (Light Emitting Diode): Saat energi listrik memasuki lampu LED,
dioda di dalamnya akan menyearagkan arus. Dioda tersebut menyebabkan energi
ekstra dari pergerakan elektron selama eksitasi listrik diubah menjadi cahaya
tampa. Contoh Lain: Perubahan energi listrik menjadi energi cahaya juga terjadi
pada layar televisi, layar komputer, layar ponsel, dan lampu-lampu neon.
Gambar. Alat elektronik Merubaha Energi Listrik Menjadi Energi
Cahaya
7.
Transformasi energi Listrik menjadi energi Gerak
Perubahan energi listrik menjadi energi gerak terjadi pada banyak
perangkat sehari-hari, seperti kipas angin, blender, dan pompa air, di mana
energi listrik menggerakkan motor yang kemudian menggerakkan bagian-bagian
mekanis. Berikut adalah beberapa contoh perangkat yang mengubah energi listrik
menjadi energi gerak: Kipas angin: Aliran listrik menggerakkan motor yang
memutar baling-baling. Blender: Energi listrik menggerakkan motor yang memutar
pisau blender. Mixer: Aliran listrik menggerakkan motor yang memutar pengaduk. Pompa
air: Energi listrik menggerakkan motor yang memompa air. Motor listrik:
Motor listrik secara langsung mengubah energi listrik menjadi energi gerak
rotasi. Bor
listrik: Energi listrik menggerakkan motor yang memutar mata bor.
Gambar. Berbagai alat elektronik yang memanfaatkan
transformasi energi listrik menjadi energi gerak
Namun, tidak semua energi bisa sepenuhnya kita ubah menjadi energi yang
kita ingingkan. Mari kita lihat contoh energi pada mobil.
Saat mengisi mobil dengan bensin, kita mengharapkan semua bensin akan
berubah bentuk menjadi energi gerak. Namun pada kenyataanya, sebagian energi
akan berubah bentuk menjadi energi panas, dan energi kimia lagi dalam bentuk
asam kendaraan.
Kedua energi ini adalah energi sampingan yang terbentuk saat mobil dipakai.
B.
Energi yang tersimpan
Ketika kalian
makan, kalian menyimpan energi kimia dalam tubuh. Ketika melakukan berbagai
macam aktivitas, kalian mengubah energi kimia pada tubuh. Jika energi pada
tubuh kalian sudah hampir hais, tubuh akan terasa lemas dan tidak memiliki
tenaga unuk beraktivitas.
Umumnya sumber energi yang ada di alam tersimpan dalam berbagai macam
benda. Energi yang tersimpan pada suatu
benda disebut sebagai energi potensial. Artiya benda ini memiliki potensi
atau kemampuan untuk menjadi sumber energi. Namun, tentu saja membutuhkan
transformasi energi untuk memanfaatkannya.
Energi potensial adalah suatu energi yang tersimpan pada benda. Ada yang
tersimpan dalam bentuk energi kimia dan juga elastis (energi pegas).
Dari pengertian ini, kita dapat mengetahui bahwa benda yang diam, namun
adadi posisi tertentu akan memiliki energi potensial. Ada beberapa contoh
sederhana untuk mengetahui keberadaan energi potensial. Misalnya, saat orang menarik
tali busur lalu menahannya, tali busur mendapat energi potensial. Jika tali itu
dilepaskan, anak panah akan melesat. Melesatnya anak panah ini adalah akibat
usaha yang dilakukan oleh tali busus.
Ada beberapa jenis energi potensial, di antaranya energi potensial
gravitasi, energi potensial listrik, energi potensial elastis, dan energi
potensial kimia.
1. Energi Potensial
Gravitasi
Ketika ada benda jatuh dari ketinggian, maka benda itu akan jatuh menimpa
tanah. Contohnya bola yang sedang dilemparkan, pasti akan jatuh ke tanah, tika
akan melayang di udara. Perubahan kedudukan benda ini disebut energi potensia
gravitasi. Hal ini dikarenakan pergerakannya dipengaruhi oleh gravitasi bumi. Itulah
alasan mengapa semua benda pasti jatuh ke bawah atau tanah. Energi yang tersimpan
pada benda di tempat tinggi dan bisa berubah menjadi energi gerak akibat
gravitasi. Disebut juga dengan energi potensial kinetik, contohnya air terjun.
Gambar. Bola yang dilemper akan jatuh ke tanah akibat gaya
gravitasi
2. Energi Potensial
Listrik
Energi potensial listrik, atau energi potensial elektrostatik, adalah
energi potensial (diukur dalam joule) yang dihasilkan dari gaya-gaya Coulomb
konservatif dan diasosiasikan dengan konfigurasi sejumlah muatan-muatan titik
dalam sebuah sistem yang didefinisikan. Energi ini dapat terjadi jika sbuah
partikel bermuatan bergerak dalam suatu medan listrik. Saat itulah medan
listrik akan mengarahkan gaya, lalu melakukan kerja terhadap partikel tersebut.
Inilah yang disebut dengan energi potensial listrik.
3. Energi Potensial
Elastis
Energi potensial elastis adalah energi yang tersimpan pada benda elastis
yang diregangkan atau dikompres. Energi ini terjadi karena kecenderungan benda
untuk kembali ke posisi semula. Contohnya pada tali busur yang ditarik, usaha
yang dilakukan oleh pemanah pada tali busur, menyebabkan tali busur menyimpan
energi potensial elastis. Saat tali busur dan anak panah dilepaskan energi
potensial berubah menjadi energi kinetik. Energi yang tersimpan dalam tali
busur yang mergang disebut energi potensial elastis.
Gambar. Orang memanah
Adapun yang dimaksud dengan benda elastis adalah benda yang dapat kembali
ke bentuk semula setelah gaya yang mengenainya di hilangkan. Contoh benda
elastis antara lain karet, bola karet dan pegas.
Gambar. Karet termasuk benda elastis
4. Energi Potensial
Kimia
Semua bahan bakar fosil mengandung energi potensial kimia. Bahan bakar ini
menyediakan energi yang kita pakai sehari-hari untuk memasak, penerangan,
pembangkit listrik, dan menjalankan kendaraan.
Gambar. Batu bara, Minyak bumi, dan gas Elpiji
Sel-sel dalam tubuh kita juga membutuhkan energi kimia. Energi kimia itu
tersimpan dalam makanan. Pencernaan adalah proses memecah makanan yang kita makan,
melepaskan energi untuk digunakan oleh tubuh untuk beraktivitas.
Mengenal Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)
Air yang mengalir menuju air terjug juga memiliki energi potensial yang
sangat besar. Kedua jenis energi potensial ini, bisa dimanfaatkan untik
membangkitkan listrik. Listri terbentuk melalui proses transformasi energi yang
cukup panjang. Perhatikan alur pembangkit listrik yang menggunakan air.
Gambar. Alur Pembangkit listrik
Setidaknya terdapat tiga porses konversi energi pada PLTA. Proses konversi energi dimulai dari energi potensial (berhubungan dengan ketinggian) dari air pada reservoir yang berubah menjadi energi kinetik translasi (berhubungan dengan perpindahan) saat air bergerak menuju rumah pembangkit/powerhouse dalam saluran air. Selanjutnya, energi kinetik translasi dikonversi menjadi energi kinetik rotasi (berhubungan dengan putaran) saat turbin berputar akibat dari pergerakan aliran air.
C.
Energi yang Bergerak
0 comments:
Posting Komentar